Lail Brichana Riani

February 13, 2007

BERANG DALAM DIRI

Filed under: Puisi - Poem

sebenarnya aku bosan dengan senyum yang selalu ditawarkan
sebenarnya hidup itu lebih indah bila tidak ada kesedihan
sebenarnya kamu lebih asyik bila terlihat menakjubkan didepanku
sayang manusia itu selalu mengeluh tanpa harus menatap cermin yang selalu dingatkan untuk selalu dilihat. bagaimana dengan kamu yang diam-diam selalu memperhatikanku
senyummu mengapa tidak pernah terpampang manis bila aku membalasnya
suatu ujian dalam siang bolong yang mendung
kamu masih berdiri dalam pangkuan pohon
sembunyi-sembunyi menungguku pulang
aneh!
aku tidak pernah menyuruhnya
mengapa selalu terjadi
dan mengapa kita akhirnya pulang bersama?!
kau dengan temanmu dan aku dengan temanku
seperti perbedaan yang saling pengertian

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://brichana.blogsome.com/2007/02/13/berang-dalam-diri/trackback/

  1. duhai andai aku lebih brani
    aku akan menyapamu
    lalu kita berbagi cerita…
    Tapi mungkin lebih indah
    bila hanya hatimu hadir
    dalam hatiku dan bukan ragamu

    Comment by undil — March 25, 2007 @ 2:04 pm

  2. Bertepuk sebelah tangan atau berharap lebih, bertanya lebih baik daripada menunggu, pahit diakhir its not big deal.

    Comment by Strike — June 25, 2008 @ 1:37 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M