Lail Brichana Riani

September 27, 2006

AJARI AKU SEBUAH CARAMU

AJARI AKU SEBUAH CARAMU

mengajari sebuah dalaman kalbu
ajari saat sedihku menghapus air mata sendiri
merangkak memakai kedua tangan dan kaki
mengajari sebuah pertimbangan hati
ajari saat seseorang pergi dan sahabat tak kunjung kembali
bagaimana memnata kembali rumah yang di dalam diri
menghampar perih saat luka kembali terguyur gerimis
terlalu sering hingga biasa kehujanan

ajari aku sebuah caramu
melakukan senyum agar bisa
menyinggung bibir manis disetiap kelopak matamu
melintikkan jari melambaikan tangan
mengikhlaskan sebuah kata perpisahan sendiri
ajari aku membuat telaga seperti telaga di hatimu
luas dan merekah tidak seperti secangkir teh
di atas meja makan siangku
terlalu kecil hingga cobaan itu terasa pahit

ajari aku walau sedikit tidak mengenak di hatimu
ajari aku walau harus membiarkan memori hati mengenang yang dulu
ajari aku agar mentari bisa menyingsing dan kau
mengetahui betapa teman terbaik adalah teman
seperjalanan hidup. bukan kesendirian

Pohon Mangga, 27 Sept 2006

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://brichana.blogsome.com/2006/09/27/ajari-aku-sebuah-caramu/trackback/

  1. heu heu heu

    Comment by wisnu — June 25, 2007 @ 6:37 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M