AJARI AKU SEBUAH CARAMU
AJARI AKU SEBUAH CARAMU
mengajari sebuah dalaman kalbu
ajari saat sedihku menghapus air mata sendiri
merangkak memakai kedua tangan dan kaki
mengajari sebuah pertimbangan hati
ajari saat seseorang pergi dan sahabat tak kunjung kembali
bagaimana memnata kembali rumah yang di dalam diri
menghampar perih saat luka kembali terguyur gerimis
terlalu sering hingga biasa kehujanan
ajari aku sebuah caramu
melakukan senyum agar bisa
menyinggung bibir manis disetiap kelopak matamu
melintikkan jari melambaikan tangan
mengikhlaskan sebuah kata perpisahan sendiri
ajari aku membuat telaga seperti telaga di hatimu
luas dan merekah tidak seperti secangkir teh
di atas meja makan siangku
terlalu kecil hingga cobaan itu terasa pahit
ajari aku walau sedikit tidak mengenak di hatimu
ajari aku walau harus membiarkan memori hati mengenang yang dulu
ajari aku agar mentari bisa menyingsing dan kau
mengetahui betapa teman terbaik adalah teman
seperjalanan hidup. bukan kesendirian
Pohon Mangga, 27 Sept 2006
heu heu heu
Comment by wisnu — June 25, 2007 @ 6:37 am